KONTRAK KULIAH

  1. IDENTITAS MATA KULIAH

Nama Mata Kuliah              : Teknologi Pasca Panen

Kode Mata Kuliah               : AGR

Bobot Mata Kuliah              : 2 + 1

Kelompok Mata Kuliah       : MKK

Dosen Pengasuh                  : Dr. Ir. Siti Mardiana, M.Si

  1. DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata Kuliah Teknologi Pasca Panen bertujuan mengembangkan keilmuan mahasiswa dan wawasan pemikirannya dalam pengetahuan ilmu Teknologi Pasca Panen yang dapat diimplementasikan dalam seluruh kegiatan yang terkait bidang pertanian dan perkebunan. Lewat pengalaman belajar Teknologi Pasca Panen para mahasiswa diharapkan memiliki daya tanggap, persepsi, dan penalaran tentang ilmu dan teknologi pasca panen secara umum maupun khusus untuk bidang pertanian dan perkebunan serta tanaman pangan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Indonesia, industri pertanian/perkebunan khususnya masyarakat petani dan pekebun. Isi mata ajaran ini berkisar, antara lain: Pengertian dan difinisi pasca panen; Kegiatan penting pasca panen, faktor-faktor penyebab kerusakan bahan pangan: Usaha Untuk Mengurangi Kerusakan Buah-buahan dan Sayur-sayuran Selama Penyimpanan; Prinsip-prinsip pengawetan bahan pangan; Fisiologi dan biokimia pasca panen; Sifat buah-buahan dan sayur-sayuran serta peran ethilen; .Faktor-faktor yang berpengaruh  pada proses penanganan pasca panen buah dan sayur; Pengemasan buah-buahan dan sayur-sayuran; Kematangan, grading, sortasi dan pengawasan mutu.

  1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa Program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Medan Area semester 7 akan dapat memahami tentang pentingnya peranan Teknologi Pasca Panen untuk mengatasi kehilangan produksi tanaman pangan akibat penanganan pasca panen. Menguasai pengetahuan tentang  penanganan produk hortikultura setelah dipanen (pasca panen)  yang perlu mendapat perhatian yang serius baik dikalangan petani, pedagang, maupun dikalangan konsumen agar yang diperoleh petani mencapai hasil yang maksimal tidak mengalami penurunan mutu atau kualitasnya.

Mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi pasca panen produk hortikultura yang telah dibudidayakan  dapat dipanen mencapai jumlah yang setinggi-tingginya dengan kualitas yang sebaik-baiknya, dapat dipertahankan kesegarannya atau kualitasnya selama mungkin. Mahasiswa dapat mempratekkan kegiatan pasca panen yang dimulai dari bahan yang telah dipanen sampai siap untuk dipasarkan atau digunakan konsumen dalam kondisi masih segar atau siap diolah lebih lanjut dalam industri, dan tercapai tujuan kegiatan pasca panen buah-buahan dan sayur-sayuran adalah mengurangi kerusakan atau menekan tingkat kehilangan hasil panen buah-buahan dan sayur-sayuran.

  1. STRATEGI PEMBELAJARAN
  2. Pendekatan Pembelajaran : pendekatan pembelajaran yang digunakan didasarkan pada filosofi belajar konstruktivisme, dimana mahasiswa diharapkan mampu membangun konsep sendiri, dengan kata lain model pembelajaran lebih terorientasi pada siswa Student Center Learning (SCL)
  3. Strategi Pembelajaran : diskusi 2 arah (inquiry) danpemecahan masalah (problem solving)
  4. Metode pembelajaran : (1) Teori dalam kelas: kombinasi dari ceramah, diskusi, (2) penugasan untuk menyusun makalah/paper/resume, presentasi dan diskusi.
  1. ATRIBUT SOFT SKILL

Seperti yang telah diungkapkan dalam bagian pendahuluan, soft skills sangatlah penting bagi mahasiswa agar kelak mereka bisa diterima di pasar kerja. Adapun soft skills yang harus dimiliki mahasiswa adalah sebagai berikut:  Komitmen; Inisiatif; Kemampuan untuk belajar;      Handal; Percaya diri; Kemampuan berkomunikasi; Antusias; Berani mengambil keputusan; Integritas; Motivasi untuk meraih prestasi/Gigih; Berkreasi; Kerjasama  dalam tim; Berfikir kritis;    Menghargai (pendapat) orang lain

  1. PENGENDALIAN MUTU

Dilaksanakan melalui penialaian terhadap tugas mandiri dan terstruktur, aktivitas diskusi, laporan penelitian kasus, presentasi dan tampilan soft skill

  1. EVALUASI

Evaluasi dilakukan dengan menggabungkan nilai capaian mahasiswa pada seluruh item kendali mutu:

Partisipasi (Ps)                                 =    5 – 10%

Praktikum/Responsi/Tugas               = 20 – 25%

Ujian Tengah Semester (UTS)          =  20 – 30%

Ujian Akhir Semester (UAS)            =  35 – 40%

Catatan: Mahasiswa yang dapat mengikuti Ujian Tengah Semester dan Akhir Semester adalah mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan sebanyak 75%. Bagi mahasiswa yang kehadirannya tidak mencukupi 75%, Fakultas tidak boleh mengizinkannya Ujian Tengah Semester dan Akhir Semester

  1. PENILAIAN

Penilaian terhadap mahasiswa ditentukan oleh hasil belajar mahasiswa menggunakan sistem PenialaianAcuan Normal (PAN)

  1. EVALUASI/PENILAIAN

9.1.   Sistem Penilaian

  1. Nilai teori masing-masing = N tugas (PR/makalah), N quiz, N presensi, N Ujian UTS dan UAS
  2. Nilai praktikum= rata-rata nilai (N pre-test, N laporan tiap acara, N laporan akhir, N praktikum)
  3. Nilai tugas-tugas (PR/makalah) diberi bobot ≥ 20% (Disesuaikan ketentuan Borang akreditasi butir 5.1.2)

9.2. RENTANG NILAI

Range/Kisaran nilai Akhir Semeser, sebagai berikut:

A     = ≥ 80

B+  = ≥ 75 – <80

B    = ≥ 70- <75

C+  = ≥ 65 – <70

C    = ≥ 50- <65

D    = ≥ 40- <50

E    = ≥ 40

Nilai TL, yang dahulunya K, dapat diberikan jika mahasiswa tidak mengikuti perkuliahan atau kehadirnnya lebih kecil dari 75% atau tidak mengikuti praktikum atau tidak mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS).

Bobot Nilai TL = 0 (nol) dan mahasiswa yang bersangkutantidak dapat mengikuti Semester Pendek (SP) untuk mata kuliah tersebut.

  1. Norma akademik/TATA TERTIB PERKULIAHAN
  2. Mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan tepat waktu, mahasiswa yang terlambat lebih dari 15 menit tidak diperkenankan mengikuti perkuliahan.
  3. Apabila dosen tidak hadir setelah 15 menit dari jadwal kuliah, mahasiswa berhak menghubungi dosen dengan mengkonfirmasi kepada dosen piket dan petugas waskat. Jika 2 x 15 menit dosen tidak hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan (tanpa pemberitahuan terlebih dahulu), maka mahasiswa berhak tidak mengikuti perkuliahan dan perkuliahan pada hari tersebut dianggap batal.
  4. Mahasiswa wajib menyerahkan tugas-tugas kelompok maupun individual yang dibebankan oleh dosen.
  5. Selama mengikuti kegiatan PBM (kuliah, praktikum, pembimbingan/di luar jam kuliah) mahasiswa wajib memenuhi norma etika kampus sebagai peserta didik yang mencakup etika berpakaian, etika bersikap dan etika bertutur (bentuk tulisan dan lisan).
  6. Kehadiran dalam kuliah kurang dari 75% tidak berhak ikut ujian, dan dinyatakan tidak lulus.
  7. Tidak diperbolehkan titip presensi kuliah. Apabila diketahui titip presensi kuliah, maka baik yang titip maupun yang dititipi dinyatakan tidak lulus.
  8. Cakupan penilaian : penilaian proses dan hasil belajar (perkuliahan dan praktikum)
  9. Mahasiswa wajib mengikuti semua bentuk evaluasi/penilaian materi perkuliahan.
  10. Mahasiswa wajib mengikuti dan melaksanakan semua acara praktikum dan semua bentuk evaluasi/penilaian praktikum.
  11. Bagi yang yang tidak mengikuti atau melaksanakan suatu bentuk evaluasi/penilaian dalam praktikum hingga batas akhir masa perkuliahan/praktikum, nilai TL
  12. Melakukan kecurangan dalam ujian termasuk melakukan copy-paste/plagiat untuk tugas paper/makalah: nilai nol.
  13. Toleransi pada batas waktu pengumpulan tugas hanya diberikan kepada mahasiswa yang sakit dengan bukti surat keterangan dokter (benar-benar dapat dipertanggungjawabkan).
  14. Mahasiswa dilarang menghidupkan handphone (HP), makan, merokok pada waktu perkuliahan berlangsung.

Demikian kontrak kuliah ini kami buat bersama tanpa ada paksaan oleh pihak manapun. Kontrak kuliah ini akan dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan perkuliahan dan bilamana ada hal-hal yang belum termuat dalam kontrak ini tetapi dianggap perlu, maka dapat dilaksanakan atas kesepakatan bersama.

 

Dosen Pengampu,                                                                     Perwakilan Mahasiswa,

 Dr. Ir. Siti Mardiana, MSi

Mengetahui,

 

Ir. Ellen L. Panggabean.

Ka. Prodi.Agroteknologi